Ina Parliament Jakarta : Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) memastikan hubungan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming sangat baik dan saling mendukung.
Hal itu disampaikan Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPR, Bambang Haryadi, membantah kabar adanya rapat khusus yang meminta agar pergerakan Wapres Gibran diawasi.
“Terkait isu bahwa ada mengawasi itu, saya pastikan itu hoaks, tidak benar,” katanya di Jakarta, Kamis (25/6/2026) mengutip pemberitaan pada program Kompas Petang, Kompas TV.
Baca Juga: Presiden Prabowo Panggil Kapolri ke Istana, Bahas Apa?
Bambang pun meyakini Gibran tidak terlibat polemik mahasiswa Universitas Bung Karno yang mengaku menerima uang agar memindahkan titik lokasi demo dan sempat ditemui di Istana Wapres.
“Jadi biarlah itu berproses. Tapi saya yakin tidak adalah sangkut pautnya dengan Mas Gibran,” tuturnya.
Ia menegaskan, hingga saat ini pihaknya melihat hubungan antara Prabowo dan Gibran sangat baik, bahkan saling mendukung.
“Saya yakin, mungkin ya ada pihak-pihak lain, kita tidak tahu, dan karena prinsipnya Presiden dan Wakil Presiden sampai saat sekarang, kami melihatnya hubungannya sangat-sangat baik dan saling support satu sama lain,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Wakil Rektor 3 Universitas Bung Karno (UBK), Daniel Panda, menyebut pihaknya telah memanggil eks Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum UBK, Abdi, terkait dugaan penerimaan uang sebesar Rp20 juta menjelang aksi demo pada 15 Juni 2026.
Daniel mengatakan, berdasarkan pengakuan Abdi, uang tersebut diserahkan melalui seniornya dari oknum kepolisian.
“Dia sudah membuat pengakuan secara resmi kepada kami pihak universitas, bahwa dia menerima uang sebesar Rp20 juta melalui oknum senior alumni dari Fakultas Hukum UBK, yang diserahkan oleh oknum aparat kepolisian,” ucap Daniel dalam konferensi pers, Selasa (23/6/2026), dikutip dari Breaking News Kompas TV.
Daniel juga menyampaikan, uang tersebut diserahkan ke yang bersangkutan pada Senin (15/6/2026) dini hari, sebelum mahasiswa menggelar aksi.
“Oke, dari pengakuan yang bersangkutan itu diserahkan pada Senin dini hari menjelang aksi mahasiswa dari beberapa BEM di Universitas Bung Karno, dengan catatan untuk tidak demo ke istana,” ucapnya.
“Jadi disarankan oleh oknum tersebut, oknum alumni, untuk mereka demonstrasi di DPR RI, dan itu ditolak oleh yang bersangkutan.” ( Dikutip dari Kompas TV.com
Sumber : https://inaparliamentmagazine.com/bantah-isu-ada-perintah-untuk-awasi-gibran-gerindra-itu-hoaks-presiden-dan-wapres-saling-support-detail-463519